KOTA CIREBON - Rangkaian Peringatan Maulid Nabi dan menjelang malam pelal atau panjang jimat di Keraton Kasepuhan Cirebon, dimanfaatkan warga dari berbagai pelosok desa untuk berkunjung sekaligus bersilaturahmi dengan Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat. Mereka datang dengan membawa hasil bumi sebagai bentuk bakti kepada keraton. Ini yang disebut dengan Tradisi Caos. Menurut Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat, tradisi caos sudah berlangsung sejak lama. Masyarakat dari berbagai desa berdatangan ke Keraton Kasepuhan, ada yg membawa padi, sayuran, buah-buahan, kayu bakar, ayam, kambing, dan lain-lain. Mereka ingin silaturahmi dan bersalaman dengan sultan. Tradisi caos sampai sekarang masih bertahan. Walaupun sekarang tradisi ini berbeda dengan jaman dahulu. “Warga yang datang sekarang ini tidak lagi membawa hasil bumi, tetapi lebih banyak membawa beras dan uang,” ungkap Sultan Sepuh. Warga yang datang bisa mencapai ribuan orang tiap harinya. Waktunya yang paling banyak menurut Sultan adalah pada bulan Mulud ini. “Mereka datang dari wilayah Ciayumajakuning, Karawang, Bekasi, Bogor, Subang, Tasikmalaya, Ciamis. Bahkan dari Bandung, Jakarta, Banten, Lampung, Palembang dan Kalimantan,” tutur Sultan. Menurut Sultan Sepuh, tradisi caos juga tidak hanya pada bulan Mulud saja. Bulan lainnya juga banyak yang berkunjung dan bersilaturahmi, namun tidak sebanyak di bulan Mulud ini. Dan mereka ada yang ingin didoakan untuk keberkahan, kesuksesan bertani, berdagang dan bekerja.
Berita
Tradisi Caos Keraton Kasepuhan
Rabu, 9 Januari 2013
•
PEMERINTAH KOTA CIREBON
•
Dilihat 858 kali
5 Oktober 2026
Pemagangan Ke Jepang Jadi Jalan Pemuda Cirebon Tingkatkan Kompetensi
5 Oktober 2026
Pemkot Cirebon Imbau Masyarakat Pastikan Pemanfaatan Ruang Sesuai Peruntukan
1 Oktober 2026
Pemkot Cirebon Teguhkan Nilai Pancasila sebagai Landasan Pengabdian dan Pelayanan Publik
30 September 2026
Wali Kota Hadiri Mayors Talk 2026, Bahas Ketahanan Kota Hadapi Perubahan Iklim
29 September 2026
HUT ke-81 PMI, Pemkot Cirebon Bantu Penanganan Kekeringan dan Penguatan Bulan Dana
Bagikan Berita ini ke: