Berita
Wali Kota Tinjau Pengerukan Sungai Cipadu, Apresiasi Respons Cepat BBWS
Cirebon – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo melakukan peninjauan langsung terhadap kegiatan pengerukan Sungai Cipadu di kawasan Kesunenan, pada Kamis (17/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya normalisasi sungai guna mengurangi potensi banjir di wilayah Kota Cirebon.
Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota didampingi oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung, Dwi Agus Kuncoro serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait. Peninjauan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara Pemerintah Kota Cirebon dengan BBWS dalam mengelola sumber daya air secara berkelanjutan.
Wali Kota menyampaikan apresiasi atas langkah cepat BBWS yang telah memulai pengerjaan lebih awal dari jadwal semula. “Alhamdulillah, luar biasa. Rencana awal pengerukan dimulai pada bulan Mei, namun saat ini sudah berjalan. Saya sangat mengapresiasi BBWS yang langsung menindaklanjuti,” ujar Wali Kota.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya pemeliharaan sungai-sungai di Kota Cirebon. Ia berharap sinergitas antara Pemerintah Daerah dan BBWS terus terjalin dengan baik.
"Normalisasi ini penting agar aliran air saat hujan deras dapat mengalir lebih cepat dan mengurangi risiko banjir,” tambahnya.
Wali Kota juga menghimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, agar tidak membuang sampah ke dalam aliran sungai. Pemerintah Kota Cirebon bersama BBWS, kecamatan, dan kelurahan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di sekitar aliran sungai.
“Pembuangan sampah sembarangan menyebabkan aliran air tersumbat, untuk itu kami mengimbau kepada warga agar tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan lingkungan," tegasnya.
Sementara itu, Kepala BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Dwi Agus Kuncoro menjelaskan bahwa terdapat enam muara sungai yang menjadi target pengerukan.
“Kami menargetkan satu muara selesai dalam waktu dua minggu. Ada dua alat berat untuk mendukung percepatan pekerjaan,” terangnya.
Ia menambahkan, BBWS telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cirebon untuk pemetaan ruas sungai yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
“Tingkat sedimentasi juga di beberapa sungai cukup tinggi, dan dalam beberapa titik mungkin akan dibutuhkan reklamasi. Namun, hal ini memerlukan koordinasi lebih lanjut dengan berbagai pihak,” ungkapnya.
Dokumentasi : Beni Agus Pratama
Pengolah Informasi : Mike Dwi Setiawati
Narahubung: Admin Prokompim (082120387359)
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Kota Cirebon
Jalan Siliwangi No. 84, Kota Cirebon, 45124
http://cirebonkota.go.id
Instagram: @prokompimkotacirebon
Wali Kota menyampaikan apresiasi atas langkah cepat BBWS yang telah memulai pengerjaan lebih awal dari jadwal semula. “Alhamdulillah, luar biasa. Rencana awal pengerukan dimulai pada bulan Mei, namun saat ini sudah berjalan. Saya sangat mengapresiasi BBWS yang langsung menindaklanjuti,” ujar Wali Kota.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya pemeliharaan sungai-sungai di Kota Cirebon. Ia berharap sinergitas antara Pemerintah Daerah dan BBWS terus terjalin dengan baik.
"Normalisasi ini penting agar aliran air saat hujan deras dapat mengalir lebih cepat dan mengurangi risiko banjir,” tambahnya.
Wali Kota juga menghimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, agar tidak membuang sampah ke dalam aliran sungai. Pemerintah Kota Cirebon bersama BBWS, kecamatan, dan kelurahan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di sekitar aliran sungai.
“Pembuangan sampah sembarangan menyebabkan aliran air tersumbat, untuk itu kami mengimbau kepada warga agar tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan lingkungan," tegasnya.
Sementara itu, Kepala BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Dwi Agus Kuncoro menjelaskan bahwa terdapat enam muara sungai yang menjadi target pengerukan.
“Kami menargetkan satu muara selesai dalam waktu dua minggu. Ada dua alat berat untuk mendukung percepatan pekerjaan,” terangnya.
Ia menambahkan, BBWS telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cirebon untuk pemetaan ruas sungai yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
“Tingkat sedimentasi juga di beberapa sungai cukup tinggi, dan dalam beberapa titik mungkin akan dibutuhkan reklamasi. Namun, hal ini memerlukan koordinasi lebih lanjut dengan berbagai pihak,” ungkapnya.
Dokumentasi : Beni Agus Pratama
Pengolah Informasi : Mike Dwi Setiawati
Narahubung: Admin Prokompim (082120387359)
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Kota Cirebon
Jalan Siliwangi No. 84, Kota Cirebon, 45124
http://cirebonkota.go.id
Instagram: @prokompimkotacirebon
Terkini
20 Januari 2026
Transformasi Layanan Kesehatan, Pemkot Cirebon Dukung Penuh Perluasan Fasilitas Rawat Inap RS Pelabuhan
20 Januari 2026
Wujudkan Estetika Kota Tanpa Kabel Semrawut, Pemkot Cirebon Mulai Proyek Penataan Kabel Bawah Tanah
15 Januari 2026
Pusatkan Panen Raya Nasional di Lapas Kelas I Cirebon, Menteri Imipas dan Wali Kota Dorong Kemandirian Warga Binaan
14 Januari 2026
Tingkatkan Kolaborasi dengan Bank Indonesia, Pemkot Cirebon Fokus pada Inflasi, Digitalisasi, dan Pemberdayaan UMKM
14 Januari 2026
Tinggalkan Pola Kerja 'Asal Selesai', Wali Kota Instruksikan ASN Fokus pada Dampak Nyata ke Masyarakat
Terpopuler
13 Januari 2026
Warga Cirebon Wajib Tahu, Begini Cara Pantau Sudut Kota Hanya Lewat Satu Klik
28 Januari 2013
Banjir Melanda Beberapa Wilayah Kota Cirebon
29 Oktober 2025
DP3APPKB Kota Cirebon Wujudkan Lingkungan Kerja BERSINAR (Bersih Narkoba)
30 Desember 2025
Tingkatkan Standar Kebersihan Menuju Adipura, Menteri Lingkungan Hidup Dorong Penguatan Pengelolaan Sampah di Kota Cirebon
30 Desember 2025
Kunjungi Kota Cirebon, Menko Pangan Pastikan Stok Kebutuhan Pokok Aman Jelang Tahun Baru