Berita
Wakil Wali Kota: Masalah Tenaga Kerja Butuh Penanganan Komprehensif
Penanganan komprehensif dari hulu ke hilir dibutuhkan untuk mengatasi permasalahan ketenagakerjaan. Lembaga pelatihan merupakan jembatan penghubung antara dunia pendidikan dengan dunia kerja.
Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati saat pelantikan DPC Himpunan Lembaga Pelatihan Seluruh Indonesia (HILLSI) Kota Cirebon. “Masalah ketenagakerjaan adalah masalah pertumbuhan ekonomi,” ungkap Eti, Selasa, 8 Juni 2021 di kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon. Untuk itu, diperlukan penanganan yang komprehensif dari hulu ke hilir.
Di hulu, dengan menyediakan tenaga kerja yang dapat memasuki pasar kerja. “Ini berarti, angkatan kerja pasca pendidikan harus disiapkan sehingga dapat diterima oleh pasar,” ungkap Eti. Sedangkan di hilir, yaitu dengan penanganan pasca kerja.
“Lembaga latihan dapat diposisikan sebagai jembatan penghubung antara dunia pendidikan dengan dunia kerja,” ungkap Eti. Ini disebabkan adanya perbedaan antara lulusan pendidikan dengan kualifikasi yang dibutuhkan oleh dunia kerja. Lulusan lembaga pelatihan diharapkan dapat memberikan serta meningkatkan kompetensi seseorang, karena terkait langsung dengan pekerjaan yang diinginkan.
Untuk itu, Eti mengajak kepada setiap lembaga pelatihan untuk dapat menerapkan pola pelatihan yang konsisten. “Sehingga produk latihan dapat meningkatkan kemampuan peserta dan mereka pun dengan mudah diterima di pasar kerja,” ungkap Eti. Bahkan Eti juga mengungkapkan dirinya sudah meminta kepada salah satu wakil rakyat di DPR RI yang terpilih dari Cirebon untuk bisa mengawal sejumlah kebutuhan untuk pelatihan tenaga kerja di Kota Cirebon.
Sementara itu, Ketua DPC HILLSI Kota Cirebon, Lina Karlina, M.Pd., menjelaskan target mereka ke depan yaitu akan merangkul semua Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Kota Cirebon untuk masuk ke organisasi. “Kita akan lakukan pembinaan dengan target LPK yang ada di Kota Cirebon harus terakreditasi,” ungkap Lina. Bahkan pembina-pembinanya juga harus kompeten dan memiliki akreditasi untuk menghasilkan tenaga kerja yang ahli.
Terkini
23 Juni 2026
Wali Kota Beri Motivasi Calon Paskibraka 2026, Tanamkan Jiwa Kepemimpinan dan Semangat Kebangsaan
22 Juni 2026
Gelar Karya Vokasi SLBN Budi Utama Tampilkan Potensi dan Kemandirian Anak Istimewa
22 Juni 2026
Dorong Transformasi Digital Ketenagakerjaan, Wali Kota Resmikan Job Fair Online dan Pelatihan Vokasi
22 Juni 2026
Pemkot Cirebon Perkuat Pembinaan Olahraga melalui Pelepasan Kontingen PORSENITAS XIII dan Penghargaan Atlet Berprestasi
21 Juni 2026
Revitalisasi Sukalila Capai Hampir 30 Persen, Pemkot Cirebon dan BBWS Percepat Penataan Kawasan Jadi Ruang Publik Berkualitas
Terpopuler
26 Januari 2026
Resmi! UMK Cirebon 2026 Naik, Ini Dasar dan Perhitungannya
28 Januari 2013
Banjir Melanda Beberapa Wilayah Kota Cirebon
21 Januari 2026
Damkar Kota Cirebon 2025: Nggak Cuma Padamkan Api, Tapi Juga Jadi Andalan Warga
13 Januari 2026
Warga Cirebon Wajib Tahu, Begini Cara Pantau Sudut Kota Hanya Lewat Satu Klik
29 Oktober 2025
DP3APPKB Kota Cirebon Wujudkan Lingkungan Kerja BERSINAR (Bersih Narkoba)