Berita
Kejar Target 2.000 Pemula Rekam KTP, Disdukcapil Buka Layanan di Akhir Pekan
KOTA CIREBON - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cirebon kembali mengadakan layanan perekaman KTP-el khusus bagi pemula yang berusia 16 tahun ke atas.
Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi warga muda Kota Cirebon dalam mendapatkan KTP elektronik (KTP-el) sebagai identitas resmi dan memiliki hak memilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Cirebon pada 27 November 2024 mendatang.
Layanan ini buka pada Sabtu pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Kepala Bidang Pelayanan dan Pendaftaran Penduduk (dafduk) Disdukcapil Kota Cirebon,Siti Djulaeha, S.H., M.Si., menyatakan, kegiatan ini merupakan komitmen Disdukcapil dalam mempermudah akses perekaman KTP.
"Kami ingin memfasilitasi warga yang baru memasuki usia wajib KTP dengan layanan khusus yang cepat dan efisien, sehingga mereka bisa segera memiliki identitas resmi serta bisa memiliki hak pilih pada Pilkada mendatang," ujarnya saat ditemui di kantor Disdukcapil.
Layanan perekaman ini diselenggarakan di kantor Disdukcapil Kota Cirebon. Masyarakat hanya perlu membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK) sebagai persyaratan administrasi.
“Bagi mereka yang usianya sudah 17 tahun, maka KTP bisa langsung dicetak dan diserahkan. Sedangkan bagi yang belum 17 tahun, maka fisik kartu KTP bisa diambil kemudian saat usia sudah 17 tahun,” terang Siti Djulaeha.
Pihaknya juga mengakui, pelayanan ini merupakan akhir pekan yang kedua dan rencananya akan dibuka setiap Sabtu hingga menjelang 27 November 2024. Namun pelayanan juga akan disesuaikan dengan antusiasme dan jumlah warga yang datang untuk memastikan kelancaran proses perekaman.
Menurut Siti Djulaeha, layanan ini diharapkan dapat menarik minat warga muda Kota Cirebon untuk lebih peduli terhadap administrasi kependudukan sejak dini. Karena Disdukcapil Kota Cirebon sudah melakukan beberapa upaya agar mereka mau melakukan perekaman KTP.
“Kita sudah datangi sekolah-sekolah dan RW, namun ada saja orang tua yang menolak anaknya rekam KTP di sekolah. Sehingga, kami surati semua anak yang masuk database agar melakukan perekaman di kantor kecamatan masing-masing,” paparnya.
Siti Djulaeha mengakui, saat ini masih ada sekitar 2.000 pemula yang belum melakukan perekaman KTP, sehingga Disdukcapil Kota Cirebon membuka pelayanan tambahan di hari sabtu untuk mengejar target itu.
“Masih sekitar dua ribuan, bulan lalu masih empat ribuan. Makanya kami lakukan pelayanan di akhir pekan.
Penulis: Fanin Aribadelanti
Dokumentasi: Disdukcapil Kota Cirebon
Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik
Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Cirebon
"Kami ingin memfasilitasi warga yang baru memasuki usia wajib KTP dengan layanan khusus yang cepat dan efisien, sehingga mereka bisa segera memiliki identitas resmi serta bisa memiliki hak pilih pada Pilkada mendatang," ujarnya saat ditemui di kantor Disdukcapil.
Layanan perekaman ini diselenggarakan di kantor Disdukcapil Kota Cirebon. Masyarakat hanya perlu membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK) sebagai persyaratan administrasi.
“Bagi mereka yang usianya sudah 17 tahun, maka KTP bisa langsung dicetak dan diserahkan. Sedangkan bagi yang belum 17 tahun, maka fisik kartu KTP bisa diambil kemudian saat usia sudah 17 tahun,” terang Siti Djulaeha.
Pihaknya juga mengakui, pelayanan ini merupakan akhir pekan yang kedua dan rencananya akan dibuka setiap Sabtu hingga menjelang 27 November 2024. Namun pelayanan juga akan disesuaikan dengan antusiasme dan jumlah warga yang datang untuk memastikan kelancaran proses perekaman.
Menurut Siti Djulaeha, layanan ini diharapkan dapat menarik minat warga muda Kota Cirebon untuk lebih peduli terhadap administrasi kependudukan sejak dini. Karena Disdukcapil Kota Cirebon sudah melakukan beberapa upaya agar mereka mau melakukan perekaman KTP.
“Kita sudah datangi sekolah-sekolah dan RW, namun ada saja orang tua yang menolak anaknya rekam KTP di sekolah. Sehingga, kami surati semua anak yang masuk database agar melakukan perekaman di kantor kecamatan masing-masing,” paparnya.
Siti Djulaeha mengakui, saat ini masih ada sekitar 2.000 pemula yang belum melakukan perekaman KTP, sehingga Disdukcapil Kota Cirebon membuka pelayanan tambahan di hari sabtu untuk mengejar target itu.
“Masih sekitar dua ribuan, bulan lalu masih empat ribuan. Makanya kami lakukan pelayanan di akhir pekan.
Penulis: Fanin Aribadelanti
Dokumentasi: Disdukcapil Kota Cirebon
Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik
Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Cirebon
Terkini
25 Juni 2026
Wakil Wali Kota Apresiasi Pendidikan Pengawasan Partisipatif, Dorong Generasi Muda Kawal Demokrasi Bermartabat
25 Juni 2026
UMKM Pesantren Didorong Naik Kelas, Wali Kota Apresiasi Kolaborasi Penguatan Kemandirian Ekonomi Santri
25 Juni 2026
Hadirkan Gerakan Pangan Murah, Wali Kota Pastikan Ketersediaan dan Stabilitas Pangan
24 Juni 2026
Gebyar Konser Hari Jadi Cirebon ke-599, Charly Van Houten Bakar Semangat Ribuan Penonton
24 Juni 2026
Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disampaikan, Wali Kota Tekankan Tata Kelola yang Berdampak bagi Masyarakat
Terpopuler
26 Januari 2026
Resmi! UMK Cirebon 2026 Naik, Ini Dasar dan Perhitungannya
28 Januari 2013
Banjir Melanda Beberapa Wilayah Kota Cirebon
21 Januari 2026
Damkar Kota Cirebon 2025: Nggak Cuma Padamkan Api, Tapi Juga Jadi Andalan Warga
13 Januari 2026
Warga Cirebon Wajib Tahu, Begini Cara Pantau Sudut Kota Hanya Lewat Satu Klik
29 Oktober 2025
DP3APPKB Kota Cirebon Wujudkan Lingkungan Kerja BERSINAR (Bersih Narkoba)