CIREBON - Warga Kota Cirebon kembali mendapat akses kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP), Kamis (3/9/2026), di Lapangan Bola Kesambi Dalam, Kelurahan Drajat.

GPM ke-28 tahun 2026 ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok, mulai dari beras, telur, daging ayam, daging sapi, cabai, bawang hingga minyak goreng. Sekitar 11–12 jenis komoditas pangan tersedia dengan total pasokan mencapai kurang lebih 8 ton.

Kepala DKPPP Kota Cirebon, Elmi Masruroh, mengatakan GPM menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mendekatkan pangan berkualitas kepada masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus membantu menjaga stabilitas harga.

a98a94c7-c45a-4a5a-b41d-ed25ab813ef4.webp

“Tentunya untuk mendekatkan akses pangan ke masyarakat supaya masyarakat bisa mendapatkan pangan dengan harga yang murah dan barangnya berkualitas. Dan tentunya untuk pengendalian inflasi,” ujar Elmi.

Salah satu komoditas yang mendapat perhatian kali ini adalah daging ayam ras yang tercatat menjadi salah satu penyumbang inflasi pada Agustus 2026. Dalam GPM, daging ayam ras dijual seharga Rp35.000 per kilogram, lebih rendah dibandingkan harga pasaran yang berada di kisaran Rp38.000 per kilogram.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPPP Kota Cirebon, Tawidi, menyebut sekitar 8 ton bahan pangan disiapkan dalam kegiatan tersebut. Jumlah itu berasal dari berbagai komoditas pangan pokok serta tambahan produk dari mitra yang ikut berpartisipasi.

df64362d-ba0b-4537-bba3-f880631a7ed5.webp

Agar manfaat GPM dapat dirasakan lebih merata, lokasi penyelenggaraan terus digilir ke berbagai wilayah di Kota Cirebon. Selain GPM skala besar yang digelar rutin setiap bulan, DKPPP juga menjalankan Mobil Pangan Keliling atau Mol Pangling yang hadir setiap pekan untuk mendekatkan pangan terjangkau ke masyarakat.

Manfaat tersebut dirasakan langsung oleh warga. Salah seorang pembeli mengaku membeli minyak goreng, telur, beras dan cabai. Meski selisih harga dengan pasar tidak terlalu besar, menurutnya harga yang lebih rendah tetap membantu kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

“Ya membantu, harga-hargalah istilahnya, jadi enggak terlalu mahal, walaupun bedanya cuma tipis-tipis,” katanya.

eeddaea9-0394-4a2b-ac0a-2be4766ddaba.webp

Ia berharap kegiatan seperti GPM dapat lebih sering digelar agar masyarakat semakin mudah mendapatkan bahan pangan dengan harga yang terjangkau.

Pemerintah Kota Cirebon melalui DKPPP akan terus menghadirkan GPM secara bergilir di berbagai wilayah. GPM skala besar berikutnya direncanakan digelar di Kelurahan Karya Mulya sebagai bagian dari upaya memperluas akses pangan sekaligus menjaga stabilitas harga di tengah masyarakat.


Dokumentasi: Reynanda N Nafisa
Pengolah Informasi: Reynanda N Nafisa; Tim Informasi dan Publikasi Bidang PIKP

Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik
Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Cirebon
Jalan Dr. Sudarsono No. 40, Kota Cirebon
Instagram: @pemdakotacrb