KOTA CIREBON - Keraton Kanoman Cirebon melaksanakan sebuah tradisi Memayu dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Rabu (09/01). Ratu Raja Arimbi Nurtina selaku Juru Bicara Keraton Kanoman Cirebon mengatakan Memayu adalah ritual pemeliharaan bangunan-bangunan keraton oleh para abdi dalem yang berasal dari berbagai daerah. Dirinya menuturkan jumlah abdi dalem yang ikut dalam tradisi Memayu bisa mencapai ratusan orang dan melakukan bersih-bersih area keraton untuk keperluan panjang jimat. “Acara Memayu rutin digelar pada 25 Safar dan 2013 bertepatan dengan 9 Januari 2013,” katanya usai ritual Memayu, Rabu (9/1). Arimbi menjelaskan setelah melakukan pembersihan di sejumlah lokasi keraton seperti Lumpang Alu Watu, Bangsal Sekaten Pangrawit, dan sejumlah bangunan lainnya, acara Memayu ditutup oleh doa yang dipimpin oleh Pangeran Patih yang mewakili Sultan Keraton Kanoman. “Memayu sendiri digelar mulai pagi hari hingga tengah hari serta kemudian dilanjutkan dengan tradisi tawurji dan sedekah apem,” di lingkungan Keraton Kanoman Cirebon.
Berita
Tradisi Mamayu Keraton Kanoman
Rabu, 9 Januari 2013
•
PEMERINTAH KOTA CIREBON
•
Dilihat 522 kali
11 Agustus 2026
Kantor Baru Setda Diresmikan, Momentum Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Masyarakat
11 Agustus 2026
Wali Kota Cirebon Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Sadar Bencana Hadapi Perubahan Iklim
10 Agustus 2026
Wakil Wali Kota: Literasi Anak Perlu Tumbuh dari Lingkungan Terdekat
7 Agustus 2026
Wali Kota Cirebon Raih LPM Award 2026, Komitmen Pemberdayaan Masyarakat Mendapat Apresiasi Nasional
7 Agustus 2026
Wali Kota Kunjungi UPT Latihan Tenaga Kerja, Siapkan SDM Kompeten dan Siap Bersaing
Bagikan Berita ini ke: