CIREBON - Pemerintah Kota Cirebon bersama Perumda Pasar Berintan mulai menyiapkan langkah pembenahan Pasar Pagi Kota Cirebon untuk menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertata, nyaman, dan memiliki daya tarik bagi masyarakat. Rencana tersebut disusun setelah Wali Kota Cirebon Effendi Edo, S.A.P., M.Si. bersama jajaran Perumda Pasar Berintan meninjau langsung kondisi pasar dan berdialog dengan para pedagang, Rabu, 2 September 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota mendengar langsung kondisi yang dihadapi pedagang, termasuk menurunnya pendapatan dan berkurangnya aktivitas jual beli di sejumlah bagian pasar.

“Dengan kondisi pasar yang saat ini seperti ini, memang pendapatan mereka menurun. Insyaallah kita pemerintah melalui PD Pasar ini akan membangkitkan semuanya, sehingga kejayaan dari Pasar Pagi ini nanti kita akan bangkitkan kembali,” ujar Effendi Edo.

966a6480-89fe-40a8-a916-feffd5591242.webp

Menurutnya, pembenahan Pasar Pagi perlu dilakukan melalui berbagai inovasi agar aktivitas perdagangan kembali tumbuh dan masyarakat semakin nyaman berbelanja. Pemkot juga mendorong Perumda Pasar Berintan untuk menata potensi pasar yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah masih banyaknya kios kosong serta penggunaan area parkir untuk aktivitas berjualan. Area parkir direncanakan kembali ditata sesuai fungsinya, sementara pedagang yang berada di area tersebut akan diarahkan masuk ke dalam pasar. Penataan ini diharapkan membuat akses pengunjung lebih nyaman sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan kios yang tersedia.

Pemkot bersama Perumda Pasar Berintan juga merencanakan pengembangan zona kuliner dan oleh-oleh di lantai dua bagian belakang Pasar Pagi. Kawasan tersebut nantinya diarahkan terhubung dengan penataan kawasan Kali Sukalila dan Kalibaru sehingga Pasar Pagi tidak hanya menjadi tempat berbelanja kebutuhan, tetapi juga memiliki daya tarik baru bagi masyarakat dan pengunjung Kota Cirebon.

38d5ebca-47c4-4db7-8de7-278edc090ca9.webp

Calon Direktur Utama Perumda Pasar Berintan, Iyan Rahadian Sunardi, S.T., C.R.B.D., mengatakan potensi Pasar Pagi perlu kembali diperkuat seiring rencana penataan kawasan di sekitarnya.

“Pasar Pagi harus menjadi wajah baru, apalagi nanti berkesinambungan dengan Sukalila sama Kalibaru,” katanya.

Salah satu rencana yang disiapkan adalah memanfaatkan los-los kosong menjadi zona khusus oleh-oleh. Langkah ini sekaligus diharapkan dapat membuka ruang usaha bagi pedagang dan menghidupkan kembali Pasar Pagi sebagai salah satu pusat oleh-oleh di Kota Cirebon.

fee85fa4-c195-4938-8ed7-d43584f468b6.webp

Pedagang oleh-oleh yang sebelumnya berjualan di sekitar kawasan Sukalila juga direncanakan mendapat ruang di dalam Pasar Pagi. Untuk mendukung tahap awal penataan, Perumda Pasar Berintan menyiapkan skema kemudahan bagi pedagang yang akan menempati zona tersebut. Sosialisasi rencana penataan akan dilakukan bersama perangkat daerah dan pihak terkait.

Masukan dari pedagang turut menjadi bagian dalam rencana pembenahan. Fajri, salah seorang pedagang kebaya di Pasar Pagi, berharap pasar dapat ditata lebih rapi, penerangan di sejumlah titik diperbaiki, serta promosi pasar melalui media sosial diperkuat agar masyarakat semakin mengenal produk dan aktivitas perdagangan yang ada di Pasar Pagi.

Pembenahan Pasar Pagi akan dilakukan secara bertahap, mulai dari penataan kios dan area parkir, perbaikan kenyamanan lingkungan pasar, hingga pengembangan zona kuliner dan oleh-oleh. Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan ruang usaha yang lebih baik bagi pedagang sekaligus menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih nyaman bagi masyarakat.|

Dokumentasi: Siti Nurazizah
Pengolah Informasi: Reynanda N Nafisa; Tim Informasi dan Publikasi Bidang PIKP

Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik
Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Cirebon
Jalan Dr. Sudarsono No. 40, Kota Cirebon
Instagram: @pemdakotacrb