CIREBON - Memasuki usia ke-105 tahun, Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Kota Cirebon terus mengembangkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui layanan ginekologi onkologi untuk penanganan kanker pada organ reproduksi perempuan, yang saat ini menjadi layanan pertama di wilayah Ciayumajakuning.
Kehadiran layanan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Cirebon bersama RSD Gunung Jati untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan yang lebih spesifik bagi masyarakat Kota Cirebon maupun wilayah sekitarnya.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, S.A.P., M.Si., mengatakan layanan ginekologi onkologi merupakan salah satu inovasi pelayanan yang dihadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Ini merupakan satu inovasi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Ciayumajakuning. Untuk pelayanan kanker kandungan, di wilayah Ciayumajakuning ini baru RSD Gunung Jati yang memberikan layanan tersebut,” ujarnya.
Selain ginekologi onkologi, RSD Gunung Jati juga telah menghadirkan layanan penanganan kanker payudara yang mulai beroperasi sejak 10 Agustus 2026. Kedua layanan tersebut menjadi bagian dari pengembangan pelayanan kesehatan perempuan di RSD Gunung Jati.
Wali Kota berharap kehadiran layanan tersebut dapat membantu masyarakat yang membutuhkan penanganan kanker payudara maupun kanker kandungan tanpa harus mengakses pelayanan yang lebih jauh.
“Alhamdulillah, mudah-mudahan ini bisa membantu pelayanan masyarakat Kota Cirebon maupun masyarakat sekitar yang membutuhkan penanganan kanker payudara ataupun kanker kandungan di Rumah Sakit Gunung Jati,” katanya.

Direktur Utama RSD Gunung Jati, dr. Katibi, M.K.M., menjelaskan pengembangan layanan ginekologi onkologi didorong oleh perkembangan ilmu pengetahuan sekaligus kebutuhan masyarakat.
Selama ini, masyarakat yang membutuhkan pelayanan ginekologi onkologi lebih lanjut banyak mengandalkan rumah sakit rujukan di Bandung. Jarak yang cukup jauh serta tingginya kebutuhan pelayanan menjadi salah satu pertimbangan RSD Gunung Jati untuk menghadirkan layanan tersebut lebih dekat.
“Selama ini pelayanan ginekologi onkologi banyak bertumpu di Rumah Sakit Hasan Sadikin. Kita relatif jauh, bisa dua sampai tiga jam ke sana, sementara di sana juga padat karena banyak kebutuhan dan antrean dari berbagai daerah,” jelas dr. Katibi.

Layanan ginekologi onkologi di RSD Gunung Jati kini telah berjalan dan melayani pasien, termasuk peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan.
Pengembangan tersebut menjadi bagian dari pelayanan onkologi terpadu yang terus diperkuat RSD Gunung Jati. Pelayanan dilakukan melalui pendekatan multidisiplin dengan dukungan berbagai bidang spesialisasi, tenaga kesehatan, serta sarana pelayanan yang terus dikembangkan.
Di usia ke-105 tahun, pengembangan layanan tidak hanya menjadi bagian dari transformasi rumah sakit, tetapi diharapkan dapat memberikan manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat melalui akses pelayanan kesehatan yang lebih dekat, terpadu, dan sesuai kebutuhan.
Dokumentasi: Hasan Badri
Pengolah Informasi: Reynanda N Nafisa; Tim Informasi dan Publikasi Bidang PIKP
Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik
Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Cirebon
Jalan Dr. Sudarsono No. 40, Kota Cirebon
Instagram: @pemdakotacrb