Berita
Dinkes Ingin Pastikan K3 Diterapkan di Pasar, Tempat Wisata, dan Perkantoran
KOTA CIREBON – Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) menjadi aspek penting dalam berbagai sektor, termasuk pariwisata, pasar tradisional, dan perkantoran.
Merujuk hal itu, Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon melakukan sosialisasi K3 terhadap tatanan pasar, pariwisata, dan perkantoran, Selasa (29/10/2024), di Hotel Prima Kota Cirebon.
Asisten Administrasi Umum Setda Kota Cirebon, Arif Kurniawan, S.T. mengatakan, di Kota Cirebon terdapat dua macam bahaya yang mesti menjadi perhatian, pertama kebakaran dan kedua adalah banjir.
“Kebakaran memang kerap terjadi, sehingga perlu ada mitigasi yang baik. Apakah di kantor masing-masing terdapat APAR atau Hydrant. Pastikan semuanya berfungsi dengan baik,” terangnya.
Mitigasi sangat penting, kata Arif, karena jumlah kecelakaan kerja di Indonesia terus mengalami kenaikan. Sebab itu, setiap individu memilikki peran untuk menjaga kesehatan dan keselamatan kerja.
“Di dalam ruangan memang potensinya kecil, tapi itu bukan berarti tidak mungkin. Bisa terancam kesehatannya karena paparan asap rokok atau lainnya. Kami pun melakukan hal itu di gedung Setda, untuk menertibkan mana lokasi merokok yang tepat,” terangnya.
Masih kata Arif, memang pada 2025 mendatang Kota Cirebon mengikuti penilaian kota sehat dan K3 merupakan salah satu indikator. Tetapi sosialisasi ini bukan hanya untuk itu, melainkan meningkatkan derajat daerah Kota Cirebon.
“Tentunya bukan semata-mata untuk meraih penghargaan, tetapi untuk mempertahankan dan meningkatkan derajat daerah dan masyarakat Kota Cirebon,” tuturnya.
Kepala Sub Koordinator Pelayanan Kesehatan Pengembangan Dinkes Kota Cirebon, Atin Yuningsih, S.Sos., M.Si. mengatakan, adanya sosialisasi ini untuk memastikan kesehatan dan keselamatan kerja diterapkan di pasar tradisional, tempat wisata dan perkantoran.
“Karyawan di perkantoran, maupun pengunjung di tempat wisata dan pasar tradisional merasa aman dan sehat. Karena sudah menerapkan K3 dengan baik oleh pengelola,” katanya.
Penulis: Fanin Aribadelanti
Dokumentasi: Dinkes Kota Cirebon
Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik
Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Cirebon
“Kebakaran memang kerap terjadi, sehingga perlu ada mitigasi yang baik. Apakah di kantor masing-masing terdapat APAR atau Hydrant. Pastikan semuanya berfungsi dengan baik,” terangnya.
Mitigasi sangat penting, kata Arif, karena jumlah kecelakaan kerja di Indonesia terus mengalami kenaikan. Sebab itu, setiap individu memilikki peran untuk menjaga kesehatan dan keselamatan kerja.
“Di dalam ruangan memang potensinya kecil, tapi itu bukan berarti tidak mungkin. Bisa terancam kesehatannya karena paparan asap rokok atau lainnya. Kami pun melakukan hal itu di gedung Setda, untuk menertibkan mana lokasi merokok yang tepat,” terangnya.
Masih kata Arif, memang pada 2025 mendatang Kota Cirebon mengikuti penilaian kota sehat dan K3 merupakan salah satu indikator. Tetapi sosialisasi ini bukan hanya untuk itu, melainkan meningkatkan derajat daerah Kota Cirebon.
“Tentunya bukan semata-mata untuk meraih penghargaan, tetapi untuk mempertahankan dan meningkatkan derajat daerah dan masyarakat Kota Cirebon,” tuturnya.
Kepala Sub Koordinator Pelayanan Kesehatan Pengembangan Dinkes Kota Cirebon, Atin Yuningsih, S.Sos., M.Si. mengatakan, adanya sosialisasi ini untuk memastikan kesehatan dan keselamatan kerja diterapkan di pasar tradisional, tempat wisata dan perkantoran.
“Karyawan di perkantoran, maupun pengunjung di tempat wisata dan pasar tradisional merasa aman dan sehat. Karena sudah menerapkan K3 dengan baik oleh pengelola,” katanya.
Penulis: Fanin Aribadelanti
Dokumentasi: Dinkes Kota Cirebon
Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik
Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Cirebon
Terkini
22 Juni 2026
Gelar Karya Vokasi SLBN Budi Utama Tampilkan Potensi dan Kemandirian Anak Istimewa
22 Juni 2026
Dorong Transformasi Digital Ketenagakerjaan, Wali Kota Resmikan Job Fair Online dan Pelatihan Vokasi
22 Juni 2026
Pemkot Cirebon Perkuat Pembinaan Olahraga melalui Pelepasan Kontingen PORSENITAS XIII dan Penghargaan Atlet Berprestasi
21 Juni 2026
Revitalisasi Sukalila Capai Hampir 30 Persen, Pemkot Cirebon dan BBWS Percepat Penataan Kawasan Jadi Ruang Publik Berkualitas
21 Juni 2026
Pelepasan Petugas Sensus Ekonomi 2026, Pemkot Cirebon Perkuat Komitmen Wujudkan Kebijakan Berbasis Data
Terpopuler
26 Januari 2026
Resmi! UMK Cirebon 2026 Naik, Ini Dasar dan Perhitungannya
28 Januari 2013
Banjir Melanda Beberapa Wilayah Kota Cirebon
21 Januari 2026
Damkar Kota Cirebon 2025: Nggak Cuma Padamkan Api, Tapi Juga Jadi Andalan Warga
13 Januari 2026
Warga Cirebon Wajib Tahu, Begini Cara Pantau Sudut Kota Hanya Lewat Satu Klik
29 Oktober 2025
DP3APPKB Kota Cirebon Wujudkan Lingkungan Kerja BERSINAR (Bersih Narkoba)