Lomba Tari Tradisional Meriahkan Hari Jadi Cirebon ke-599 di Goa Sunyaragi
Kota Cirebon – Suasana kawasan Goa Sunyaragi berlangsung meriah pada Minggu (14/6) dengan digelarnya Lomba Tari Tradisional yang menjadi salah satu agenda budaya dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Cirebon ke-599. Mengusung tema “Manunggal Winangun Caruban”, peringatan tahun ini menekankan pentingnya persatuan dan kebersamaan dalam membangun Kota Cirebon melalui keberagaman budaya yang dimiliki masyarakatnya.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Universitas Sindang Kasih Majalengka ini bertujuan untuk turut memeriahkan Hari Jadi Cirebon ke-599 sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda dalam mengekspresikan dan melestarikan seni budaya tradisional. Lomba yang berlangsung selama dua hari, 13–14 Juni 2026, tersebut menghadirkan peserta dari berbagai sanggar seni, sekolah, dan komunitas budaya di wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Sejak pagi hari, area pertunjukan di kompleks Goa Sunyaragi dipenuhi oleh peserta dan pendukung yang antusias menampilkan tarian terbaik mereka. Berbagai tarian tradisional bernuansa Cirebon dan Jawa Barat dipentaskan secara bergantian, menampilkan kekayaan gerak, busana, serta musik tradisional yang menjadi bagian dari identitas budaya daerah.
Panitia penyelenggara menyampaikan bahwa lomba tari tradisional tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi dan pelestarian budaya bagi generasi muda. Momentum Hari Jadi Cirebon dinilai menjadi waktu yang tepat untuk memperkenalkan kembali nilai-nilai budaya lokal kepada masyarakat luas.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan ruang bagi para pelaku seni untuk berkarya sekaligus memperkuat kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah. Semangat "Manunggal Winangun Caruban" juga tercermin melalui partisipasi berbagai elemen masyarakat yang bersama-sama merayakan dan melestarikan budaya Cirebon,” ungkap panitia.
Keindahan arsitektur Goa Sunyaragi yang sarat nilai sejarah memberikan suasana tersendiri bagi para peserta maupun penonton. Setiap penampilan mendapat sambutan meriah dari pengunjung yang hadir dan mengikuti jalannya perlombaan hingga selesai.
Selain menjadi hiburan masyarakat, kegiatan tersebut juga memberikan dampak positif bagi pelaku ekonomi kreatif dan UMKM yang turut meramaikan kawasan wisata selama berlangsungnya acara. Kehadiran pengunjung dari berbagai daerah turut meningkatkan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi.
Melalui penyelenggaraan lomba ini, Universitas Sindang Kasih Majalengka berharap dapat berkontribusi dalam menjaga keberlangsungan seni tradisional sekaligus mempererat hubungan budaya antarwilayah di kawasan Ciayumajakuning. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat dilakukan melalui kolaborasi antara dunia pendidikan, komunitas seni, dan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan yang diusung dalam peringatan Hari Jadi Cirebon ke-599, penyelenggaraan Lomba Tari Tradisional di Goa Sunyaragi diharapkan mampu melahirkan generasi pelestari budaya yang terus menjaga, mengembangkan, dan membanggakan warisan seni tradisional Cirebon di masa mendatang.
Dokumentasi : Tim Dokumentasi Bidang PIKP
Pengolah Informasi : Tim Informasi dan Publikasi Bidang PIKP
Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik
Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Cirebon
Jalan Dr. Sudarsono No. 40, Kota Cirebon
Instagram: @pemdakotacrb
Terkini
Terpopuler