Berita
Menuju Kota Cerdas: Pemerintah Kota Cirebon Gelar Rapat Persiapan Evaluasi Smart City Tahap II Tahun 2024
Pemerintah Kota Cirebon menggelar Rapat Persiapan Evaluasi Smart City Tahap II Tahun 2024 di Ruang Rapat Prabayaksa Setda Kota Cirebon pada Senin, 30 September 2024. Rapat ini merupakan tindak lanjut dari surat Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Nomor: B-1125/DJAI/AI.01.02/09/2024 mengenai Undangan Mengikuti Evaluasi Tahap II. Pemerintah Kota Cirebon terpilih sebagai salah satu dari dua ratus empat puluh satu (241) Kabupaten/Kota yang tergabung dalam Gerakan Menuju Kota Cerdas.
Rapat dibuka oleh Asisten Administrasi Umum, M. Arif Kurniawan, S.T., yang menekankan pentingnya komitmen dari seluruh perangkat daerah. "Seluruh perangkat daerah yang menjadi lokus evaluasi Smart City harus berkomitmen dalam pelaksanaan survei secara serius dan profesional," tegasnya.
Dalam pembukaan acara, Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon menyampaikan agenda pelaksanaan survei Program Smart City. Ia menjelaskan bahwa survei akan dilakukan melalui pengisian kuesioner di Google Form, yang dimulai dari tanggal 1 hingga 14 Oktober 2024. "Pada tanggal 8 Oktober 2024, kami akan melakukan evaluasi perkembangan survei dengan target minimal pencapaian 50%," ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa finalisasi survei enam dimensi Smart City dijadwalkan pada tanggal 15-18 Oktober 2024, kemudian diikuti dengan pengunggahan dokumen antara tanggal 18 hingga 22 Oktober 2024.
Kepala Bidang Layanan e-Government, Eka Purnomo Sidik, M.Pd., memberikan pemaparan mengenai pola survei yang digunakan. Ia menyampaikan lebih lanjut terkait survei Smart City 2024 yang tetap menggunakan sistem sebelumnya, yaitu melalui Google Form sebagai media pengumpulan data. "Survei ini mencakup enam dimensi Smart City, dengan tiga subdimensi di setiap dimensi," ujarnya.
Berdasarkan arahan Kemenkominfo RI melalui sosialisasi secara daring, setiap subdimensi memerlukan 50 responden. Total terdapat 18 program atau kegiatan yang akan disurvei, dan hanya program atau kegiatan yang telah tercantum dalam Masterplan Smart City Kota Cirebon yang akan dijadikan objek survei. "Tujuan dari survei ini adalah untuk mengukur sejauh mana masyarakat mengenal dan memahami program atau kegiatan Smart City di Kota Cirebon sebagai penerima manfaat," jelasnya.
Rapat ini menjadi langkah penting dalam memastikan kesiapan seluruh perangkat daerah dan memastikan proses evaluasi berjalan sesuai rencana guna mendukung implementasi program Smart City di Kota Cirebon, serta mewujudkan visi kota cerdas yang lebih baik bagi masyarakat.
Penulis: Sutiono, S.T.
Penyunting: Astrida Hafilah, S.I.Kom.
Dokumentasi: Bidang Layanan E-Government
Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon
Dalam pembukaan acara, Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon menyampaikan agenda pelaksanaan survei Program Smart City. Ia menjelaskan bahwa survei akan dilakukan melalui pengisian kuesioner di Google Form, yang dimulai dari tanggal 1 hingga 14 Oktober 2024. "Pada tanggal 8 Oktober 2024, kami akan melakukan evaluasi perkembangan survei dengan target minimal pencapaian 50%," ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa finalisasi survei enam dimensi Smart City dijadwalkan pada tanggal 15-18 Oktober 2024, kemudian diikuti dengan pengunggahan dokumen antara tanggal 18 hingga 22 Oktober 2024.
Kepala Bidang Layanan e-Government, Eka Purnomo Sidik, M.Pd., memberikan pemaparan mengenai pola survei yang digunakan. Ia menyampaikan lebih lanjut terkait survei Smart City 2024 yang tetap menggunakan sistem sebelumnya, yaitu melalui Google Form sebagai media pengumpulan data. "Survei ini mencakup enam dimensi Smart City, dengan tiga subdimensi di setiap dimensi," ujarnya.
Berdasarkan arahan Kemenkominfo RI melalui sosialisasi secara daring, setiap subdimensi memerlukan 50 responden. Total terdapat 18 program atau kegiatan yang akan disurvei, dan hanya program atau kegiatan yang telah tercantum dalam Masterplan Smart City Kota Cirebon yang akan dijadikan objek survei. "Tujuan dari survei ini adalah untuk mengukur sejauh mana masyarakat mengenal dan memahami program atau kegiatan Smart City di Kota Cirebon sebagai penerima manfaat," jelasnya.
Rapat ini menjadi langkah penting dalam memastikan kesiapan seluruh perangkat daerah dan memastikan proses evaluasi berjalan sesuai rencana guna mendukung implementasi program Smart City di Kota Cirebon, serta mewujudkan visi kota cerdas yang lebih baik bagi masyarakat.
Penulis: Sutiono, S.T.
Penyunting: Astrida Hafilah, S.I.Kom.
Dokumentasi: Bidang Layanan E-Government
Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon
Terkini
20 Januari 2026
Transformasi Layanan Kesehatan, Pemkot Cirebon Dukung Penuh Perluasan Fasilitas Rawat Inap RS Pelabuhan
20 Januari 2026
Wujudkan Estetika Kota Tanpa Kabel Semrawut, Pemkot Cirebon Mulai Proyek Penataan Kabel Bawah Tanah
15 Januari 2026
Pusatkan Panen Raya Nasional di Lapas Kelas I Cirebon, Menteri Imipas dan Wali Kota Dorong Kemandirian Warga Binaan
14 Januari 2026
Tingkatkan Kolaborasi dengan Bank Indonesia, Pemkot Cirebon Fokus pada Inflasi, Digitalisasi, dan Pemberdayaan UMKM
14 Januari 2026
Tinggalkan Pola Kerja 'Asal Selesai', Wali Kota Instruksikan ASN Fokus pada Dampak Nyata ke Masyarakat
Terpopuler
13 Januari 2026
Warga Cirebon Wajib Tahu, Begini Cara Pantau Sudut Kota Hanya Lewat Satu Klik
28 Januari 2013
Banjir Melanda Beberapa Wilayah Kota Cirebon
29 Oktober 2025
DP3APPKB Kota Cirebon Wujudkan Lingkungan Kerja BERSINAR (Bersih Narkoba)
30 Desember 2025
Tingkatkan Standar Kebersihan Menuju Adipura, Menteri Lingkungan Hidup Dorong Penguatan Pengelolaan Sampah di Kota Cirebon
30 Desember 2025
Kunjungi Kota Cirebon, Menko Pangan Pastikan Stok Kebutuhan Pokok Aman Jelang Tahun Baru